Joran Tegek Biasa
Jenis Tegek

Joran Tegek Biasa: Sederhana, Efektif, dan Digemari Pemancing Nusantara

Joran tegek adalah salah satu jenis joran pancing tanpa ring guide dan tanpa reel. Disebut juga joran pole atau teleskopik pole, joran ini memiliki bentuk lurus memanjang dan dapat dipendekkan karena konstruksinya teleskopik. Di ujung tegek biasanya terpasang tali pancing (kenur) dengan panjang menyesuaikan kebutuhan, kemudian diikatkan ke ujung joran (tip) menggunakan simpul khusus atau konektor tegek.Joran Tegek Biasa

Kenapa Disebut Joran Tegek Biasa?

Istilah “tegek biasa” mengacu pada joran tegek standar tanpa fitur khusus seperti:

  • blank carbon super ringan (ultra light carbon)

  • sambungan model super slim taper untuk kejuaraan

  • lapisan cat anti UV khusus

  • sistem foldable handle atau grip adjustable

Joran tegek biasa memiliki harga terjangkau, digunakan harian untuk memancing di kolam, sungai, empang, sawah, hingga parit kecil. Bahan utamanya umumnya dari campuran fiberglass dan carbon rendah, sehingga memiliki bobot sedikit lebih berat dibanding tegek full carbon. Namun, untuk pemancing harian dan pemula, tegek biasa sudah cukup kuat dan tahan banting.

Karakteristik Tegek Biasa

Panjang bervariasi. Umumnya mulai 2.7 m (9 kaki) hingga 7.2 m (24 kaki). Tegek panjang 3-4 meter paling banyak dipakai di kolam harian karena mudah dikontrol.

Teleskopik (bisa dipendekkan). Saat tidak digunakan, tegek biasa bisa dilipat hingga 50-70 cm saja, memudahkan dibawa di motor atau disimpan di tas.

Ujung lentur. Tegek biasa tetap memiliki tip lentur untuk merasakan getaran saat ikan makan umpan, meskipun lenturnya tidak sehalus tegek mahal.

Bobot lebih berat. Tegek berbahan fiberglass murni atau campuran berat sekitar 100-300 gram, tergantung panjangnya.

Harga terjangkau. Di pasaran Indonesia, joran tegek biasa dibanderol mulai Rp20.000 – Rp150.000 tergantung merek, panjang, dan kualitas cat.

Kelebihan Joran Tegek Biasa

Praktis untuk pemula. Tinggal mengikat tali pancing ke ujung tegek, pasang mata kail, pelampung, dan timah, lalu siap digunakan. Tidak perlu reel atau ring guide yang perlu disetting ulang.

Ekonomis. Sangat hemat biaya untuk pemancing harian, pelajar, atau orang tua yang memancing untuk santai di pinggir sawah dan parit.

Perawatan mudah. Cukup bersihkan setelah digunakan, lap kering, lalu simpan. Tidak perlu oli reel atau pelumasan seperti joran spinning.

Tidak ribet saat strike. Saat ikan makan umpan, pemancing hanya perlu mengangkat joran dengan gerakan cepat (tegekan) untuk mengait ikan.

Kekurangan Joran Tegek Biasa

Tidak bisa melempar umpan jauh. Karena tidak menggunakan reel, maka jangkauan tegek hanya sepanjang panjang joran dan kenur yang diikat.

Kurang cocok untuk ikan besar. Tegek biasa umumnya aman untuk ikan sampai ukuran 1-2 kg. Jika ikan lebih besar, risiko patah meningkat, apalagi pada sambungan tip yang kecil.

Sedikit lebih berat. Dibanding tegek full carbon harga mahal, joran tegek biasa terasa lebih berat saat dipegang lama (misal memancing 5 jam nonstop).

Contoh Merek Joran Tegek Biasa di Indonesia

Beberapa contoh merek dan seri tegek biasa yang banyak dipakai:

  • Power Pole (2.7 m – 5.4 m)

  • Maguro Tegek Bamboo Series (fiberglass tebal, cocok untuk kolam)

  • Relix Pro Tegek Series

  • Kenzi Teleskopik Pole

  • Blue Power Tegek 360

  • Oshima Pole

Mayoritas dijual di toko alat pancing tradisional dan marketplace dengan harga bersaing. Ada pula tegek OEM tanpa merek yang kualitasnya cukup lumayan.

Tips Memilih Joran Tegek Biasa

✔️ Pilih panjang sesuai spot (3.6 m untuk kolam sempit, 4.5 m – 5.4 m untuk kolam luas).
✔️ Cek sambungan antar ruas tidak longgar.
✔️ Pastikan ujung tegek (tip) mulus dan kuat untuk mengikat tali pancing.
✔️ Jika memungkinkan, pegang langsung dan rasakan bobotnya agar nyaman digunakan dalam waktu lama.

Perawatan Tegek Biasa

Untuk membuat tegek biasa awet, berikut tipsnya:

  • Setelah dipakai, cuci dengan air bersih jika terkena lumpur atau air asin.

  • Keringkan sebelum disimpan agar tidak lembab dan berjamur.

  • Jangan menarik tegek terlalu paksa saat macet, gunakan putaran perlahan dan bersihkan pasir di sambungan.

  • Simpan dalam posisi tegak di sudut ruangan atau digantung agar tidak melengkung.

Joran tegek biasa mungkin sederhana, namun memiliki nilai praktis tinggi, harga murah, dan kecepatan operasional saat memancing di spot air tawar. Tidak heran, tegek tetap menjadi sahabat pemancing tradisional maupun modern. Jika kamu baru memulai hobi mancing, cobalah tegek biasa untuk latihan kecepatan strike dan pengendalian ikan dengan teknik tegekan klasik.

Raka adalah seorang pecinta alam yang memiliki hobi memancing sejak usia remaja. Baginya, memancing bukan hanya sekadar mencari ikan, tetapi juga cara untuk menenangkan pikiran dan menikmati suasana alam terbuka. Ia gemar menghabiskan waktu di tepi danau, sungai, maupun laut sambil menunggu umpan disambar ikan. Dengan perlengkapan sederhana namun terawat, Raka selalu berusaha mempelajari teknik baru, mulai dari casting, jigging, hingga memancing dasar. Selain itu, ia aktif mengikuti komunitas pemancing untuk berbagi pengalaman dan memperluas wawasan tentang dunia perikanan. Memancing telah menjadi bagian penting dalam hidupnya sebagai bentuk relaksasi sekaligus tantangan yang selalu menyenangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *